Beranda > Uncategorized > Penipuan di ATM Mandiri, keluarga kami kehilangan 10 juta

Penipuan di ATM Mandiri, keluarga kami kehilangan 10 juta

Jumat malam, adalah hari yang melelahkan baik fisik maupun mentalku. Tapi yang paling menyesakkan hatiku adalah beban mental yang tiba-tiba bertumpuk pada jumat malam ini. Mulai dari masalah dengan ibu kos, sampai sms dari ayahku yang langsung membuatku terlemas.

Sekitar pukul 20.39 WIB, ketika aku sedang berlatih paduan suara di gereja, sms datang dari ayahku, bunyinya seperti ini “Doakan bapak, uang bapak di atm dikuras orang sampai habis sekitar 10jt”. Sontak setelah membaca sms itu, seluruh tubuhku melemas, bagai tulang-tulangku seketika menghilang dari tubuh ini. “apa lagi ini?” kupikir. Ku balas sms itu dengan pertanyaan mengenai apa yang terjadi, dan aku pulang ke kosan. Sudah tidak ada lagi hasrat untuk berlatih paduan suara.

Setibanya di kos, aku sempat melemaskan diri sebentar di atas kasur, menarik napas dalam beberapa kali, dan menelepon ayah. Begitu telepon ku diangkat, aku mendengar suara ayahku yang sudah lemas dari seberang sana. Dengan nada yang sama lemasnya, aku tanya apa yang terjadi, dan beliau mulai bercerita.

Sore itu, ayah sudah kehabisan uang. Ayahpun sudah merasakan tidak enak bila mengambil uang di atm. Namun karena merasa butuh, akhirnya ayah berputar kembali dan ke ATM. Singkat cerita, kartu itu tersangkut. Ayahku lalu membaca pengumuman yang biasa tertera mengenai keluhan. Ada 2 nomor, yaitu nomor 021-14000 dan sebuah lagi nomor Palembang. Ayahku langsung menelpon call center yang 14000. Beberapa kali dicoba, namun tidak diangkat. Ya, call center itu tidak mengangkat telponnya (dan sepertinya inilah awal mula petaka itu) dan ayahku mencoba ke nomor yang kedua. Nomor yang ini diangkat oleh seseorang yang bersuara mirip operator. Diapun memberikan instruksi yang persis diberikan oleh operator yang asli. Setelah memberi instruksi untuk tetap tenang, operator ini meminta beberapa informasi untuk memblokir kartu atm. Mulai dari nomor rekening, nomor kartu atm, dan nomor-nomor lainnya. Terakhir dengan sedikit misterius, dia menanyakan 4 digit nomor. Ayahku yang belum menangkap maksudnya menanyakan 4 digit nomor apa yang dimaksud? Karena operator tersebut tidak langsung menjelaskan, dia terus saja menanyakan “Yang biasanya 4 digit pak”. Terakhir dia berkata maksudnya adalah pin. Dan seperti biasa, ayahku memberikan informasi tersebut, seperti informasi-informasi yang sudah-sudah. Telepon pun diakhiri dengan janji operator bahwa atm tersebut sudah diblokir

Ketika ayahku keluar dari atm, masuk 2 orang pria yang sebelumnya menanyakan ada apa. Dengan dalih mungkin mereka beruntung, mereka masuk dan mencoba kartu mereka. Tak lama mereka pun keluar dan berkata bahwa kartu mereka juga sudah tersangkut, dan merekapun pergi untuk menelpon nomor 14000

Malamnya, ayahku yang mengikuti SMS Banking Mandiri, mendapatkan 5 kali berturutan sms yang menyatakan bahwa telah terjadi penarikan sebesar 1 juta. Segera ayahku melakukan pengecekan ke nomor yang sebelumnya. Operator palsu tersebut menyatakan bahwa hal itu adalah prosedur. Karena tidak percaya, ayahku ke bank. Singkat kata, uang di bank sudah habis semuanya. 5 juta ditarik tunai, dan 5 juta sisanya dibelanjakan oleh si penjahat. Ternyata 2 orang yang masuk setelah ayahku itu, masuk untuk mengambil kartu ATM nya. Dan nomor palsu yang tadipun sudah mati untuk selamanya, karena nomor itu adalah nomor flexi.

Dan uang 10 juta rupiah itu adalah biaya kuliah serta biaya hidup aku dan adikku….

Aku melihat ada 3 pihak yang kalau boleh, mau kupersalahkan disini.

  1. Ayahku
    Di manapun di atm mandiri, pada pintunya selalu tertera peringatan nomor satu, bahwa bahkan operatorpun tidak pernah menanyakan pin anda. Aku saja sampai hapal dengan peringatan itu. Tapi entah kenapa ayahku masih termakan juga. Ayah bilang mereka benar-benar pintar berbicara. Cara berbicaranya halus dan bersahabat membuat orang jadi tak sadar. Tapi tetap saja, aku saja hapal dengan peringatan itu
  2. Call Center Bank Mandiri
    Ayahku sudah menelpon call center 14000 berkali-kali, catat, berkali-kali, tidak hanya sekali, dan tidak juga diangkat. Masa sih untuk hal sepenting call center saja sampai tidak diangkat? Untuk apa buat call center kalau toh tidak bisa memberikan pelayanan? Kenapa hanya membuat 1 call center kalau tau perannya vital. Buat 3 atau 5 kenapa sih? Memangnya mandiri tidak punya uang untuk pesan nomor khusus? Dan call center yang tidak diangkat? Aku akan menuntut Mandiri karena hal ini
  3. Flexi
    Sebenarnya sebuah rahasia di kalangan flexi yang hanya aku dan beberapa teman yang mengetahuinya. Dan karena alasan etika, aku tidak akan memberitahu kenapa flexi kupersalahkan, tapi aku tau kalau flexi bersalah dalam hal ini.
  4. Sebenarnya hanya 3 yang utama, tapi aku juga mau mempersalahkan polisi yang kalau mendapat laporan mengenai ini, SELALU hanya bilang “Iya pak, kasus seperti ini memang sudah sering terjadi dan sulit untuk dilacak, bahkan tidak mungkin”… Kentut saja kau polisi… Perbesar saja perutmu yang sudah besar itu. Bah..

Dan malam ini, keluarga kami kehilangan uang 10 juta. Uang yang tidak sedikit bagi keluargaku, uang yang sangat berharga, terutama bagiku..

Semoga Tuhan membalasmu, wahai penjahat

Cerita ini kutuliskan, agar teman-teman tidak menganggap remeh penipuan di mesin ATM ini. Sekalipun kita merasa kita mampu untuk mengatasinya, tidak demikian bila kita yang mengalami. Saya hanya ingin teman-teman tidak ada yang tertipu seperti keluarga kami.

Kalau atm tersangkut, telepon saja Call Center yang menggunakan nomor khusus, sekalipun tidak diangkat, coba terus. Dan selama kartu ATM belum keluar dari mesin, jangan izinkan orang lain masuk, apapun alasan mereka. Logisnya, kalo ATM mu nyangkut, belum keluar, hanya orang bodoh yang berusaha untuk menambahkan kartu lainnya ke dalam ATM yang sudah tersangkut. Tapi ntah apa kita masih bisa berpikir logis dalam kondisi seperti ini.

Aku hanya bisa berdoa untuk mental ayahku yang sekarang sudah tertidur lemas itu.

Kategori:Uncategorized
  1. anda
    Oktober 31, 2008 pukul 5:18 pm

    smoga lain kali lebih berhati2..:)
    sabar ya igor n papanya..:)
    smoga penjahatnya dapat ganjaran yang setimpal..

  2. boydo
    Oktober 31, 2008 pukul 5:29 pm

    bah gorr…aku ngga tau mau bilang apa!!!!
    Gawat KAliiii!!!

    mudah2 n selamat lah tuh penjahat!!!

  3. Oktober 31, 2008 pukul 5:38 pm

    YOOOOOOOW…….

    turut berduka… (>_<)
    yang sabar ya gor…
    Semoga semuanya ada hikmahnya…

  4. Oktober 31, 2008 pukul 5:49 pm

    turut berduka + yang tabah ya, Igor
    semoga bisa jadi pelajaran buat yang baca

  5. herbert
    Oktober 31, 2008 pukul 6:32 pm

    wah gor turut berduka cita, emang negara kita ini parah kali, semua cara dilakukan untuk dapat duit..

    mudah-mudahan penjahat itu dapat ganjaran yg setimpal…

  6. Oktober 31, 2008 pukul 7:35 pm

    Sabar yha gor..
    Semoga keluargamu diberi penggantinya..

    Btw mau nambahin TIPS kalo kartu ATM nyangkut di mesin. Baru kemaren kartu ATM BNI saya nyangkut di lobang mesin, ga bisa keluar tapi udah nongol. Saya coba tarik2 ga bisa. Mau nelpon call center ga bisa (pulsa abis -_-). Akhirnya saya dorong aja kartunya biar masuk lagi ke mesin. Berhasil (setelah sekian lama). Ternyata mesin ATM punya mekanisme khusus untuk otomatis menelan kartu jika kartu tsb tidak diambil setelah beberapa waktu (dan selama alarm tit-tit-tit terus berbunyi). Setelah saya yakin kartu bener-bener tertelan, baru saya keluar dan langsung menuju kantor BNI terdekat untuk pemblokiran kartu.

  7. November 1, 2008 pukul 12:51 am

    Hmm… Ayahmu dalam kondisi sadar gak pas nelpon itu gor? Kadang-kadang, katanya via telepon tuh orang bisa agak-agak menghipnotis juga…

    Jadi… gitu deh…

    Terus kenapa flexi disalahkan ya? Kasitau jawabannya PM aja😀

  8. November 1, 2008 pukul 3:33 am

    hm,, bukannya bisa dilacak ya..
    setiap aktivasi nomer kan perlu identitas diri..

    anw, sabar ya..

  9. November 1, 2008 pukul 4:51 am

    menurut analisis saya :

    Nomor Call Center Mandiri itu bagian dari penipuan
    kan yang nulis petunjuk komplotan penipu
    trik nya : nambahin kode 021
    lagipula mana ada nomor tlp jkt 5 digit (kedutaan aja 6)
    sama aja kaya nelpon 14045. itu kan ngarahin k jkt..
    lagipula menurut http://www.bankmandiri.co.id/article/555736327528.asp?article_id=555736327528 yang nomer jkt aja (021) 52997777

    anyway, turut berduka cita..

  10. November 1, 2008 pukul 5:00 pm

    sabar gor, yang namanya rezeki ga kemana deh.. btw sama ma zakka, penasaran nih kenapa flexi disalahin

  11. November 2, 2008 pukul 4:04 pm

    Wah gimana yah, emang bener2 rahasia perusahaan sih..

    Oh iya, BTW nomor Palembang yang dihubungi sama ayahku itu, yg selain yang 14000, itu pake flexi. Jadi nomornya 0711-7xxxxxxx gitu lah. Jadi itu flexi..

    So, itu kupersalahkan juga

  12. Tari
    November 3, 2008 pukul 1:27 pm

    goorr, turut sedih gor… tp ilang 10 jt entar dateng 100 jt 🙂
    bos gw juga pernah kena tipu ATM ilang 15 jt….
    moga moga qta semua jadi lebih waspada

  13. November 4, 2008 pukul 6:02 am

    turut berduka ya gor.. wah mungkin ayahmu juga dalam kondisi panik gor, jangan disalahin terus ^_^. Mungkin ada baiknya kita ga hapal nomer pin ya.. di catet aja terus di encrip pake password lain.

  14. November 4, 2008 pukul 6:05 am

    Igor, turut berduka😦
    Semoga diberik ketabahan dan rejeki kembali dilancarkan.

    Hard lesson for everyone.

  15. November 4, 2008 pukul 6:44 am

    Sabar ya, Gor… Mungkin moralnya adalah jangan percaya nomor call center bank di luar yang gampang dihapalin (ex. 14000), bukan 021-14000 atau nomer” lainnya yang rawan penipuan >.<

  16. Josua
    November 4, 2008 pukul 8:40 am

    Gor, klo dapat tuh penipu..
    kow panggil aku lah ya..
    biar ku tonjok dulu mukanya

    panas kali aku baca tulisan kow ini

    -_-!

  17. November 4, 2008 pukul 9:34 am

    Wah baru baca berita nya langsung dari blog kamu, gor.. Stay tough, bro. Trials never surpass our strength. Keluarga lo pasti bisa keluar dari melewati masalah ini dengan baik ^_^

  18. November 4, 2008 pukul 9:59 am

    semangat kak Igor,
    rezeki mah gak bakalan pernah jauh ke mana kok.
    .
    eh iya, nomer call mandiri itu 14000 doang lho
    gak pake embel-embel lagi sampingnya = =a
    kagak ada 021 = =a

  19. November 5, 2008 pukul 12:13 am

    hebat banget penipunya,
    bisa masuk ke call center

  20. November 6, 2008 pukul 12:21 pm

    iya, jadi sama penipunya, kertas yang ada panduan nomor bantuan mandiri itu sama dia udah di print ulang trus ditempel ulang.

    Nomornya jg udah diedit sama dia. Kalo yang asli, nomornya adalah 14000 (ga pake ekstensi apapun) dan sebuah lagi nomor jakarta (021 – xxxxxxx). Itu yang asli

    Tapi yang palsu tulisannya 021-14000 sama 0711-7xxxxxxx

    Gitu deh

  21. April 15, 2016 pukul 9:59 pm

    Semua penipuan melalui ATM pasti selalu melibatkan bank MANDIRI, ada apa dgn bank ini, apa sistem yg lemah apa ada oknum?

  1. Juni 7, 2016 pukul 10:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: