Beranda > IT Life > Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE)

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE)

Ntah mo bersyukur ato gimana, tapi yang jelas akhirnya pada tangga 25 Maret kemaren, undang-undang ini berhasil dikukuhkan oleh para anggota DPR kita yang terhormat itu.

Undang-undang ini sendiri banyak mengatur mengenai transaksi elektronik yang menyangkut mengenai perbankan maupun komunikasi. Termasuk di dalamnya pelarangan situs-situs porno maupun konten yang tidak menyenangkan.

Hmm, sejujurnya aja masih ragu sih. Kalo transaksi elektronik, okelah masih bisa berjalan. Secara kalo misalnya ada yang merasa tertipu dengan kasus transaksi elektronik nya, masih bisa di trace back lah accountnya itu hilang dimana. Tapi, kalo pelarangan situs porno, lah masa iya bisa? Gimana caranya coba? secara situs porno itu ada di seluruh dunia ini, ga cuma di Indonesia. Jadi gimana caranya situs2 tersebut di blok?

Jadi teringat sedikit, kuliah oleh pak Cahyana, dirjen Kominfo Indonesia, yang bilang kalo pada akhirnya di Indonesia ini jalur internet keluar Indonesia akan menggunakan 1 backbone serta gateway tersendiri. Katanya sih, di gateway ini bakal di filter akses ke situs porno dunia.. hmm.. butuh berapa lama yah sampe bisa memfilter semuanya?? hahaha Tapi katanya situs2 porno akan diblokir mulai april. Hmm, jd bingung mau bersikap senang atau sedih

Oh ya, kalo ga salah, di bab 8 dari UU ini menyangkut tentang penyebaran pornografi. Katanya di situ sih barang siapa yang KETAHUAN menyebarkan pornografi akan ditindak dengan hukuman penjara selamanya 6 tahun atau denda paling besar 1 Miliar rupiah. Hahaha jadi ketawa sendiri. Harusnya kalo para penegak hukum itu pergi ke Kota Kembang, mereka bisa dapet lebih dari 100 Miliar dong. Haha repot2 aja nih.

Hukuman dengan denda termahal di undang-undang ini adalah 12 Miliar. Coba tebak hukuman apa yang bisa ampe ketiban sial semahal itu? Itu adalah pelanggaran atas pasal 35 yang berbunyi “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, pengrusakan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dengan tujuan agar Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik.” Yah, buat yang bisa menebak dengan baik, denda ini utk tindak pemalsuan, pembajakan, dll. Wah gawat nih, harus segera mengkoleksi barang-barang dari depan kampus sebelum “toko2” itu tutup. Jadi teringat juga, apa kabarnya forum kampusku yang bernama R***ks.*******.***.ac.id yah?

  1. Maret 26, 2008 pukul 3:51 am

    YOOOOOOOW…..

    nah.. kalo udah gini, tar kira2 bakal tetep ada ga ya yang jualan di pinggir2 jalan itu?

    Tapi tetep, kalo donlot pelem (torrent) dlsb. selama untuk kepentingan pribadi asal tidak dikomersilkan, keknya gapapa..
    berarti rileks gapapa donks..
    hwe he he he….

  2. Igor Panggabean
    Maret 26, 2008 pukul 4:34 am

    Nah itu dia, kalo yang di pinggir2 jalan itu sebenernya masuk kategori undang-undang ini ga yah? soalnya ini kan untuk yang transaksi elektronik…

    Wah si Ivan nyebut merek nih…

  3. rizkivmaster
    Maret 26, 2008 pukul 2:16 pm

    Yah itu sukar untuk diberantas. Saia masih tetap berada di pihak pemerintah.
    Teknologi akan selalu berkembang, dan kejahatan ikut juga berkembang. Yang saia ragukan di sini ialah apakah link2 website porno yang akan diblokir ini hanyalah yang dapat ditampilkan oleh Google. Soalnya ada website2 underground yang ndak tampak di google, ya website underground yang saia tahu ialah hacking-forte, walaupun tidak berbau porno, itu dianggap website underground en susah dicari.
    Website hacking aja banyak yg underground, apalagi yang pornonya. Tetapi kita juga tak perlu pesimis, pokoknya kalo berjuang di jalan Tuhan pasti akan dibantu yang Di Atas. Sudah saatnya moral Indonesia ini dirombak, karena itulah kunci agar Indonesia maju. Itu saja kuncinya. Saia mendukung terus pemerintah.

  4. Maret 27, 2008 pukul 10:54 am

    Ya setelah UU-nya keluar, pertanyaan berikutnya adalah apakah bakal benar2 diterapin? Bukannya biasanya nggak ya? :p

  5. Igor Panggabean
    Maret 28, 2008 pukul 5:09 am

    @rizkivmaster : Nah itu dia, kita memang bagusnya mendukung pemerintah. Kalo ga, kapan Indonesia ini mau maju?

    @Brahmasta: Yah makanya itu, kita dukung saja. Mudah2an orang di Depkominfo itu bukan orang yang cepat menyerah.

  6. Mastar
    April 1, 2008 pukul 5:05 am

    Saya kira kita harus beri dukungan munculnya UU ITE ini, karena paling memberikan payung bagi kita dalam melakukan transaksi melalui elektronik. Selama ini kita cemas, ketika bertransaksi via elektronik sebab belum ada uu-nya. Dan mengenai situs porno, nah ini dia perlu kita waspadai. Karena dapat merusak bangsa indonesia.

  7. April 24, 2008 pukul 12:49 am

    Dh,
    Mewakili Asosiasi Internet Indonesia, saya telah menulis sebuah artikel yang mendiskusikan kelemahan dan sebagian cacat hukum dari UU ITE yang baru, yang dapat anda download di http://www.isocid.net/kelemahanuuite.pdf

  8. April 24, 2008 pukul 10:56 am

    Wah, makasih bung Irwan buat artikelnya

    Sangat menambah wawasan yang selama ini belum ada.

    Makasih ya untuk ulasannya

  9. aida
    Juni 13, 2008 pukul 12:33 pm

    kalo menurut gw apakah UU ITE ini bs bner2 di trapin?apa hanya sekedar ngomong ” brantas situs2 porno ” aj?trus gmn donk kalo masih ada situs2 porno yang msh masuk k Indonesia?gmn pencegahannya nanti? ( aida.rahma@yahoo.com )

  10. aida
    Juni 13, 2008 pukul 12:42 pm

    kalo menurut gw apakah UU ITE ini bs bner2 di trapin?apa hanya sekedar ngomong ” brantas situs2 porno ” aj?kyak RUU APP cm ngomong aj gak da realisasinya…trus gmn donk kalo masih ada situs2 porno yang msh masuk k Indonesia?gmn pencegahannya nanti? ( aida.rahma@yahoo.com )

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: