Beranda > IT Life > Unikom juara 1 dan 2 KRCI

Unikom juara 1 dan 2 KRCI

Juni 26, 2007

WARNING!! READ THIS BEFORE COMMENTING

Postingan ini sudah lama, sudah sejak JUNI 2007 yang lalu. Postingan ini tidak berniat untuk menjelek2an kampus manapun. Pada awalnya saya posting ini hanya dengan tujuan untuk memperlihatkan cara masing2 universitas menghargai prestasi mahasiswanya. Dan tadinya saya menuliskan ini untuk membandingkan dengan ITB. Ya, saya mahasiswa IF ITB.

Jadi jangan minta foto2 yang terbaru, atau semakin mencaci maki, ato apapun yang tidak relevan dengan maksud dari postingan ini. Please, disini kita mau belajar bertata krama.

Thanks

Menanggapi postingan Fajrin, jadi niat buat ke UNIXXX untuk ngeliat bener ga apa yang dibicarain sodara Fajrin. Hasilnya.. Sok dilihat

Unikom1

Unikom2

Unikom3

FYI : Spanduk ini dibikin 2. Yang satu diletakin di pintu masuk, yang satu yang kuambil ini. Letaknya di parkiran mereka… (Sampe diletakin di parkiran coba…)

Kategori:IT Life
  1. see
    Juli 12, 2007 pukul 7:40 am

    sekaligus menanggapi postingan sebelah http://fajrinrasyid.wordpress.com/2007/06/20/aku-sedih-dan-malu-menjadi-mahasiswa-itb/
    Tanpa bermaksud menyinggung apalagi melukai….
    Maaf, saya alumni IF-UNIKOM, sekedar sharing.. setelah lulus saya mencoba melamar kerja ke bbrp perusahaan, ada Bank Negeri(BXX) yg menolak gara2 UNIKOM lon Akreditasi (waktu itu – sekarang dah akreditasi katanya). SAYA MERASA MALU DAN SEDIH JADI ALUMNI UNIKOM. Cita2 saya untuk kuliah di ITB gagal diUMPTN untuk menempuh jalur khusus, saya bukan orang kaya. waktu itu saya kecewa karena yg saya tau ITB itu “KIBLAT”-nya UNIKOM. tapi setelah baca postingan ini dan sebelumnya, sebagai alumni UNIKOM saya tidak sedih lagi, tidak malu lagi.
    terimakasih.

    (Igor says : Yah, memang tiap kampus ada kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Kita pasti bangga kan dengan kelebihan kampus kita. Tapi jangan lupa, untuk terus mengurangi kekurangan kampus kita juga. Bangga dong sama kampus sendiri, walo itu ada kekurangannya. Soalnya, pasti ada aja sisi positifnya tuh)

  2. Oktober 22, 2007 pukul 1:59 pm

    Salut buat unikom….,

    Saya dari Polban, kalau Polban sebaliknya tahun 2007 pulang dengan tangan kosong.

    Salam buat bang Yus

  3. usu
    Oktober 29, 2007 pukul 4:07 pm

    gua juga anak unikom, suatu saat gua maen ke alias lewat ke itb buat beli cd bajakan, en temen-temen gua pada kena tai burung yang ada di pohon-pohon depan itb, wah saat ini juga ITB bukan Institut Teknologi Bandung lagi, namanya berubah menjadi Institut Tai Burung!!!!!!

  4. ABDUL KARIM AMARULLAH
    November 16, 2007 pukul 3:17 pm

    banyak yang bilang. klo unikom bisa menang KRCI karena yang buat ribitnya bukan mahasiswa unikom. tapi dosen unikom….!!!!
    apa itu benar??? klo benar. pantes aja UNIKOM bisa menang..

  5. ABDUL KARIM AMARULLAH
    November 16, 2007 pukul 3:20 pm

    saya dari POLMAN BANDUNG.

  6. Eka
    Desember 17, 2007 pukul 7:05 am

    salah kalo UNIKOM menang KRCI gara2 yang bikin robotnya dosennya….. kalo ga tau jangan sok tau……..
    ade gw termasuk TIM didalamnya, malah dia jadi Leader TIM nya… itu asli buatan mahasiswa UNIKOM, dosen cuma jadi pembimbing…..

  7. Februari 22, 2008 pukul 12:44 am

    UNIKOM.
    nama baru, dengan segudang prestasi yang dahsyat,
    juara 1 desain web, national accounting competition juga juara 1, apalagi tim robotnya !
    wajarlah univ lain sekelas itb yang didanai oleh pemerintah dapat melakukan riset dgn biaya besar, tapi swasta yg non subsidi.. dari mana dana buat riset tim seperti robotikanya ?
    JAYALAH UNIKOM

    UNIKOM, it’s a wonderful “MIRACLE” !

  8. Jay
    Februari 24, 2008 pukul 6:55 am

    Alhamdl… good..good.good
    saya bangga dgn unikom.. tapi saran saya terus berjuang, dan jangan sombong!

    Jay, if4[2006],unikom

  9. hans
    Maret 10, 2008 pukul 5:18 am

    Hahaha…. Gua pernah masuk ke lab hardware-nya UNIKOM.. en ternyata yang bikin robot adalah dosennya.. hahhha…. semua ide desain sampai program robot dibuatin oleh dosennyaa… mahasiswanya cuma jadi tukang solder, lem, gergaji dsb… pokoknya mahasiswa cuma jadi tukanya… sampai2 yg bikin nama robot juga dosennya…
    HAHAHAHA……

  10. Adul
    April 2, 2008 pukul 10:57 am

    Yang bener hans…bener gitu dosennya yang bikin…boleh kagak gue buktiin..nongkrong di Lab-nya gitu… kalau dosennya yang bikin…licik dong, berarti cuman pengen namanya aja yang menasional…bisa dianulir tuh…, yang gue tahu harusnya dosen pembimbing itu cuma 20%-nan bantunya. Mungkin usul buat panitia lomba buat sistem yang bisa membuktikan bahwa robot yang dilombakan 1005 tatau paling tidak 80%-an asli buatan mahasiswa…bukan dosen…HIDUP SPORTIFITAS

  11. Adul
    April 2, 2008 pukul 10:58 am

    Yang bener hans…bener gitu dosennya yang bikin…boleh kagak gue buktiin..nongkrong di Lab-nya gitu… kalau dosennya yang bikin…licik dong, berarti cuman pengen namanya aja yang menasional…bisa dianulir tuh…, yang gue tahu harusnya dosen pembimbing itu cuma 20%-nan bantunya. Mungkin usul buat panitia lomba buat sistem yang bisa membuktikan bahwa robot yang dilombakan 100% atau paling tidak 80%-an asli buatan mahasiswa…bukan dosen…HIDUP SPORTIFITAS

  12. bagus
    April 23, 2008 pukul 6:37 pm

    salam hangat,
    setahu saya tidak sepenuhnya benar,bahwa yang membuatkan dosennya,mungkin awal UNIKOM mulai ikut KRCI, sekitar tahun 2006, ada benarnya,tapi sejak 2007 hingga sekarang sudah tidak seperti itu. Dosen pembina,bekerja mulai dari diskusi ide,selanjutnya masalah implementasi mekanik, rangkaian dan program adalah mahasiswa yang mengerjakan, tapi koreksi dan evaluasi dosen berkewajiban, berdasarkan ilmu dan pengalamannya. Saya tahu sendiri,anak-anak tim bekerja hampir 18 jam (sehari semalam)bahkan nginep di lab. Kalau tidak percaya silahkan datang ke labnya sendiri. Mahasiswa juga sudah memiliki kemampuan yang cukup baik,karena terseleksi dan terlatih, isnyaALLAH fair play ko,

    Wass.
    AGM*
    *(anggota tim robot cerdas UNIKOM sejak KRCI 2006)

  13. DU114
    Mei 8, 2008 pukul 4:01 pm

    setuju…kang AGM…

    hayo taun skarang lebih semangat lagii…!!!

    Semoga sukses di seleksi tahap dua!!!…

  14. yanti
    Mei 12, 2008 pukul 4:09 am

    Qut Tanya!!!
    Sebenernya unikom bagus dalam materi tapi sayangnya kebanyakan mahasiiswanya rata2 gaptek, mungkin salah satu faktornya dalam perkuliahanya terlalu banyak dijejali MATERI dan kurangnya praktek. Berdasrkan pengamatan, hasilnya selama perkuliahan 90% Materi dan sisanya Praktek…
    Bener ga sih Ce jurusan teknik Klo nglmar kerja selalu Diremehin??(lebih diutamaikan Co)

  15. huhui
    Mei 23, 2008 pukul 2:40 am

    bener yan! tapi tidak semua gaptek sih, menurut saya yang harus di tekankan pada saat penerimaan mahasiswa baru jangan sampai penyaringannya asal2lan jadinya mahasiswa sebagian bukannya kuliah malah merusak fasilitas kampus, dasar tuh mahasiswa dodol! jarangkan mahasiswa yang berprestasi bertinggah laku tidak lajim!

    berantas mahasiswa gadungan(perusak pasilitas kampus, kerjanya nongkrong, kuliah ngejar nilai doank)

  16. Mei 23, 2008 pukul 2:43 am

    mas mas yg ganteng2, aa aa nu karasep, jgn memojokkan sebuah PT, ketika kita meng agung2kan sebuah PT yg lain.. ada siis kelebihan dan kekurangan, walau gimanapun ITB adalah PTN yang sneior yg patut kita contoh.. begitu juga unikom, PTS yang berusaha untuk bangkit dengna segala bidang pembangunanya.. saran saya mari kita bahu membahu antara PTN dan PTS untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara ini, berbaki pada negara yang makin hari makin tidak karuan, mari kita perbiaki nasib bangsa ini, kalo bukan kita mau siapa lagi… piss ah…

  17. Mei 23, 2008 pukul 2:48 am

    betul bang huhui, duka kulub hui tah… saran saya ke unikom, jangan sampe penyaringan mahasiswa baru itu asal-asalan, jangan sampe yg daftar 2000 orang yang lulus 2001 orang… kalo bisa lebih tingkatkan kualitas unikom, dengan memfilter mahasiswa baru seketat mungkin…demi kemajuan unikom snediri, yg insya allah pada gilirannya unikom akan jadi universitas terkemuka di bandung, umumnya di Indonesia..dengan mengedepankan kualitas lulusannya, yang pada akhirnya feed back nya lebih baik lagi… sebab universitas yang baik adalah universitas yang mau peduli melihat lulusannya sudah menjaid apa, sudah ebrhasilkah atau belum…saya kira itu yang harus di tekankan… ok sukses buat unikom.

  18. boulevard01
    Mei 23, 2008 pukul 6:17 am

    aa_ganteng ato aa nganteng nich hehehe, yang pasti prestasi tidak bisa datang dengan begitu saja, tentunya dengan segala upaya dan kerja keras hingga prestasi itu ada.mempertahankan apayang telah di dapat tentu lebih sulit.untuk itu terus maju, n kembangkan kreasi2 yang ada.
    kami akan slalu mendukung

  19. suparlan_co_17
    Mei 25, 2008 pukul 12:44 am

    Wah…wah…wah, aku stuju ma aa_ganteng. 100% stuju, oyah rencananya aku mo lanjut study k UNIKOM, doain yach….
    TQ….

  20. yus
    Mei 26, 2008 pukul 5:57 am

    salam teman-teman,

    saya rasa pencapaian riset dari teman-teman di unikom yang nota bene univ.swasta yang baru berdiri, secara adil harus kita acungi jempol. tuduhan bahwa riset robotikanya dilakukan oleh dosen bukannya mahasiswa rasanya sulit diterima karena beberapa alasan:
    – tenaga dan gairah riset dosen(yang berhubungan dengan “nama besar” suatu kampus-apalagi swasta) biasanya rendah sekali, “buat apa gue majuin ini kampus kalo gak jelas karir ke depannya,mendingan mroyek aja di luar” adalah pola pikir umum sebagian besar dosen univ.swasta (mungkin beda dengan dosen PTN yg pasti pegawai negri).

    – tuntutan yang dihadapi oleh tim robotika peserta KRCI sebenarnya tidak memerlukan “kecerdasan” maupun “kedalaman ilmu” yang luar biasa, melainkan kemampuan mengalahkan “rasa bosan” saat merancang->menguji algoritma robot-ratusan, bahkan ribuan kali untuk menemukan algoritma yang handal (suatu hal yang saya yakin 100% dianggap remeh dan membosankan oleh dosen yang merupakan lulusan S1 apalagi S2).Hanya mahasiswa yang ulet dan “patriotik” terhadap almamaternya saja yang punya energi sebesar itu. Disinilah sebenarnya peran dosen pembimbing dalam memutuskan apakah suatu algoritma sudah dianggap layak dan handal, kalo dosennya cerewet dan tuntutannya tinggi, bisa jadi satu robot+algoritma yang dianggap bagus oleh mahasiswa, harus dibongkar atau dibuat lagi yang lain kemudian dibandingkan hasilnya. Yang terbaik yang akan maju ke perlombaan.

    Tiga hal yang dipenuhi oleh suatu tim univ. yang ingin menjuarai suatu lomba (bukan hanya di bidang robotika):
    1. Dukungan kebijakan dan dana yang baik dari institusi.
    2. Mahasiswa yang terampil,ulet dan tidak mudah bosan.
    3. Pembina yang tegas tapi mengerti psikologi tim.

    Jabat erat,
    yus

    Kalo masalah spanduk yang segede gambreng itu, mungkin kita harus maklum: unikom kan swasta murni, prestasi semacam ini kan bisa jadi iklan bagus buat mereka😉

  21. Anti AMIK
    Juni 6, 2008 pukul 4:45 pm

    Saya Alumni UNIKOM. Saya Bangga Dengan Kampus Saya. Saya Bukan Salah Satu Anggota Tim Robot UNIKOM, Namun Saya Tahu Pasti Kalau Robot Unikom Dibuat Dengan Keringat Dan Kerja Keras Makasiswa Sebagai Tim, Dosen Hanya Berfungsi Sebagai Pembimbing. Fungsi Dari Pembimbing Adalah Untuk Membimbing Bukan Untuk Membopong Anak Didiknya. Biasanya Komentar yang Bernada Miring Berasal Dari Rival Tim Robot Yang Kalah Dan Tidak Punya Nyali. [CUT]

    *edited by blog owner

    Terima kasih untuk yang sudah mau datang dan berkomentar. Tapi tolong, postingan ini tidak untuk memaki, memihak, atau kondisi tidak seimbang apapun. Komentar yang sudah tidak bisa saya tolerir akan saya ubah atau saya hapus.

    Salam Owner

  22. Agus IF-6 Unikom
    Juni 11, 2008 pukul 1:01 pm

    apapun gosip miring ttg Unikom biarin aja…
    yg penting Unikom terus maju…
    soalnya mreka hanya ngliat dari luar aja…
    ga prnah ke dlmnya…
    Hiiiiduup Unikom….

  23. amoy mi7 06
    Juni 12, 2008 pukul 4:42 am

    Punten ulah sok salirik kitu..ayanaa mah daripada nga gosip nu can pasti mending d alajar nyieun robot..siga robocop atwa transformers..lamun maraneh bisa..berarti jago..

  24. ari(teknik elektro unikom)
    Juni 12, 2008 pukul 5:05 pm

    gw anak elektro,,,,kalian jangan cuma bisa sirik ajah dengan kesuksesan unikom,,jangan cuma di mulut ,,kalau kalian memang lebih dari unikom ,silahkan buktikan,,,ini pengalaman gw….(gw pernah bermalam di lab robotika,,,dan yang bekerja dari mulai memprogram hingga ide2 adalah mahasiswa unikom, bukan dosen,,dosen cuma bertindak sebagai pembimbing bukan pembuat okeh)….saya ajak kalian kalau memang merasa lebih di bidang robotik atau yang lainnya silahkan buktikan,,,,,,okeh,,,,bravo unikom,,,terutama teknik teknik elektro

    This post has been edited by blog owner to erase some offensive words. Thanks

  25. Juni 13, 2008 pukul 6:25 am

    sekarang mah kuliah juga ngga ngejamin kita untuk bisa kerja…

  26. Juni 13, 2008 pukul 6:33 am

    udah sesama anak kuliahan mah tingkatkan prestasi aja….
    bener tuh kata aa_persia kita harus bisa menerapkan nya di tempat kerja setiap ilmu kita…
    good luck mahasiswi

  27. wes leeh
    Juni 19, 2008 pukul 2:49 pm

    Yang Penting sebagai mhs UNIKOM jgn sombong ya..biarin orang yang SOK PINTER ngoceh sendiri,,emang ilmu dy yang punya apa??mereka lupa apa m tuhan yang udah nyiptain mereka?

    Ada lagi yang ngomong buat robocop lah, transformer…
    heee..lo bisa g buat robot yang simpel??jangan cuma komentar aja COK, banyak banget ya yang gonggong kaya anjing…

    salam buat anjing2 yang menggonggong..

  28. a c
    Juni 23, 2008 pukul 6:00 am

    gwe juga pgn bikin robot….
    salam buat elly sastra inggris d3 dan tatan dosen sstr inggris

  29. d d
    Juni 23, 2008 pukul 6:06 am

    gwe juga tertarik bikin robot yg bisa bhasa inggrs..
    oiya salam bwt ely jgn pacaran dikampus aja sama ehmmmmmm jd maluuu

  30. Juni 23, 2008 pukul 10:01 am

    unikom is the best,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    salut bwt tim robotika yang berhasil membawa prestasi sebagai juara di kompetisi robot nasional,,,,,,,,,,,,,,,
    by defha

  31. Juni 28, 2008 pukul 6:28 am

    gw juga lulusan unikom en gw bangga bgt kok pernah kul disana.internet online 24 jam gratis pulas bebas pake…fasilitas wifi
    lab yg canggih punya. soal dpt kerja itu mah pure soal rezeki toh gw sendiri udah gawe….
    temen gw ada yg dibiayain skripsinya dari unikom gratissss asal mhsiswanya berotak encer…sekarang dia jadi guru di cianjur.
    oh iya gw jg pernah dapet beasiswa dari unikom
    bravo unikom
    ada ikatan alumninya ga seh????
    gw kangen bgt ama kalian anak-anak teknik informatika th masuk 2000 thn lulus 2004 S1. UF5

  32. Juni 29, 2008 pukul 2:48 pm

    HIDUP UNIKOM!!!!!!
    saya bagga jadi mahasiswa UNIKOM
    menang lagi menang lagi eh menang lagi….
    duh udah tradisi kali ye…
    QUALITY IS OUR TRADITION, IT’S TRUE…

  33. Ramon
    Juli 5, 2008 pukul 11:25 am

    eh ktnya unikom juara 1 and juara 2 kmpetisi robot nasional yach,.,.,.,.,????

    w msh bingung tuch bner g????

    cznya pd kmn tuch,,., universitas negri,,.,.????????
    slah stunya ITB,.,..,.
    p mreka bda klas sm unikom,.,.????
    jd wktu kmpetisi bd klas dunk,.,
    tp w slut bwt unikom.,.., Banzaiii

  34. Cidola
    Juli 8, 2008 pukul 11:27 pm

    kepada tuan2 yg yg kepalanya berisi prasangka minus (tuh komentar yg ngejek unikom). Setiap Univ tuh menurut ane baik, bodoh pintar mah pilihan kita loh bos,’Mau belajar apa tidak’ di UNIKOM ada yg berprestasi ada juga yg berfrustasi, begitu pula di kampus lain, bahkan di kampus lain ada senior yg suka keroyokan junior heuheu amit-amit. Gitu bos ya.. yg membuat pintar itu bukan pada kampus yg dikau duduk didalamnya tapi pada otak dan hatimu, karena melati putih itu akan tetap berbunga putih mewangi ketika dia ditanam dicomberan atau di pot yg mahal.

    salam

    Cidola

  35. aa_caringin
    Juli 9, 2008 pukul 6:34 pm

    Hmm..salut juga buat UNIKOM..cuman sayang seh kampusna di pinggir jalan jadi kesannya kurang kondusif buat belajar..banyak yg nongkrong lagi..kesannya gmn gt..idealnya unikom punya lahan luas standar universitas.mudah2an bisa meningkatkan kualitas sehingga sejajar seperti universitas private yg top seperti UNPAR n MARANATHA

  36. Juli 24, 2008 pukul 3:07 pm

    maju terus buat unikom

    gwa lulusan th 2005

    hebat juga nak unikom dah bsia buat robot… hehehe…..

    tapi ga heran juga coz unikom can basicnya emang komputer .. jadi ga jauh beda lah ma robot…

    cara paling gampang … lo tinggal buka google … terus ketik di search dah .” cara buat robot” insa allah ada ……

    maju terus unikom lah …

    btw kampus ga pengaruh ma anak suka nongkrong or ga… yang ada mahasiswanya suka nongkrong apa ga …….

  37. DU102
    Juli 30, 2008 pukul 1:40 pm

    ———A——————————
    the secreet of DU102

    ada sebuah kalimat yang selalu saya genggam dan selalu saya ingat di sepanjang riset yang saya lakukan

    “Tak ada satupun alasan untuk kalah dalam sakit yang belum di obati”. (fitri widiastuti)

    —————————————-
    terus berjuang adik2 ku,
    kami akan selalu mendukung kalian.

  38. varden
    Juli 31, 2008 pukul 4:49 am

    mas koq ga ngambil foto update terbaru? UNIKOM khan taun ini (2008) dapat juara 1 KRCI(2 dari 4) lagi! banyak deh posternya! lagian kampusnya dah nambah !

  39. Dedi Lesmana
    Agustus 5, 2008 pukul 3:52 am

    Sebagai Alumni Angkatan pertama unikom, saya sangat bangga dengan prestasi anak2 unikom….
    salam buat semua Alumni IF- 2000

  40. rully
    Agustus 15, 2008 pukul 1:33 pm

    penting !
    saya btuh Contak Person y Bpk. Yus (gondrong) kalo masih jadi dosen di UNIKOM dan masih dengan Pesva y…bisa Y ? pleas….

  41. ????
    Agustus 18, 2008 pukul 5:14 pm

    to mas rully
    lihat http://tk.unikom.ac.id

  42. ridwanto
    Agustus 21, 2008 pukul 4:42 am

    dah jangan komentar yang ngtf dong ke (unikom)liat diri kalian sendiri sdh dapat membuat prestasi buat PT sendirilom kalo lommm jngn sirik dehh benahi dulu tu tim robotika kalian baru komen ke tim robotika PT gw baru itu mhasiswa yang jantan.
    gw bangga bngt jadi mahsiswa unikom nti gw ikut tim robotikanya yagh pleaseeeee gw juga mw kut brjuang neee
    hdup unikom

  43. sopoya
    Agustus 25, 2008 pukul 10:37 am

    yup aku setuju aj dah..
    moga2 aja unikom tambah baik..
    tapi yang bikin jengkel dosen wali,
    masak perwalian gak boleh diwakilin,,
    kasian dun yang rumahna jauh…
    masak aku harus bolak balik smg – bdg …
    sentimen ki…😀

  44. Agustus 30, 2008 pukul 5:41 am

    gw alumni IK unikom 2004……… pokoknya maju terus yach semangat oce, kritikan yang ada dijadikan masukkan biar kampus kita tambah sukses !

  45. September 5, 2008 pukul 6:53 pm

    UNIKOM TERLALU MENGANAK-EMASKAN TIM ROBOTIKA.

    SAYA SEBAGAI MAHASISWA DESAIN MERASA HAK-HAK FAKULTAS DESAIN TIDAK DIPERJUANGKAN DENGAN BAIK. ASPIRASI KAMI TIDAK DIANGGAP DENGAN SERIUS. LIHAT AJA JELAS2 BANNER2 YG DIPASANG DISEKITAR KAMPUS UNIKOM..SIAPA YG BIKIN COBA?

    BUKAN DESAINER DARI FAKULTAS UNIKOM.
    MENYEDIHKAN!

    BAHKAN PIHAK KAMPUS SENDIRI TIDAK PERNAH BERANI MEN-SPONSORI ACARA2 ATAU LOMBA UTK KEPENTINGAN FAKULTAS DESAIN.
    SEAKAN TERLUPAKAN…
    DAN FAKULTAS TEKNIK ADALAH SEGALA2NYA…

  46. September 7, 2008 pukul 7:39 am

    internetnya dunk dicepetin…payah..kitakan IT ko internet aje lambatnyeeeeee….

    gratis…gratis…tapi mana…gak puas….

    trus dosenya kadang ada yang males ngajarnya..,,,ayu dunk unikom bangun jadi yang terbaik, jangan hanya nyari kuantitasnya aje,,kualitanyaaaa

  47. rifki
    September 24, 2008 pukul 2:34 pm

    hidup unikom . . .
    makin jaya terus aj . . .
    don’t care what people say . . . .

    itu mah orang” yang sirik aj ngomongin tetntang kejelekan unikom , ,mungkin yang ngomong unikom licik itu sirik , ,soalnya universitas nya ga bisa jadi juara . . .

    Maju trus unikom . .
    Gw bangga jadi mahasiswa unikom . . . .

  48. Oktober 17, 2008 pukul 4:23 am

    yang penting cewe2 unikom pada bohai coi…
    ga peduli mau menang atau kalah yang penting mahasiswa unikom tetap bohai jadi ada buat cuci mata.

  49. KeMzOfT W32
    Oktober 23, 2008 pukul 7:05 pm

    yang penting gw udah kerja…
    hahahahahaha…

  50. d'cie_mi13
    Oktober 25, 2008 pukul 2:49 pm

    UNIKOM mah emg oke..
    gw wisuda september 2007,tuz krj november 2007
    ga susah ah nyari krj pk ijazah dari UNIKOM,
    so, UNIKOM mah emg udh Ok,,
    yg kontra mah sirik aja..
    hidup UNIKOM,,
    Buktiin klu UNIKOM jg mampu jd yg terbaik

  51. hukum
    Oktober 28, 2008 pukul 3:41 am

    Saya alumni F. Hukum . Saya bangga sebagai alumni unikom kata orang ga ada apa2nya tapi saya bisa buktikan. saya sekarang sudah punya kantor hukum sendiri dan sekarang saya pegang beberapa perusahaan yang bergerak dibidang teknologi dan informasi. jadi jangan lah menyerah dan bangga lah jadi alumni UNIKOM

  52. November 1, 2008 pukul 5:02 am

    ko pada curcol di sini si..
    uhm,,

  53. Udhin makassar
    November 6, 2008 pukul 6:25 am

    Saya alumni unikom anktan 2007, yang memojokkan UNIKOM “TELACOMU!!!!!!!!!!!” sy bangga jd alumni UNIKOM, satu bulan s’habis wisuda sy lansung krja, kamu…… katax dr universitas t’nama, alumni kalian juga banyak yang menganggur , salam buat teman2 senat, hima-mi. yang masih kuliah ayo terus kibarkan bendera unikom di seluruh nusantara.

  54. faridl muzaky
    November 13, 2008 pukul 9:43 am

    Sebagai alumni Unikom saya ikut bangga atas prestasi yang di raih, meskipun saya lulusan Manajemen Informatika. Buat adik2 ku d unikom, trus ikhtiar + do’a. insya Allah prestasi yang lebih dari ni bakal kita dapetin..

  55. zAb_loed
    November 18, 2008 pukul 5:07 am

    kalo kta gw mah mendingan lo-lo smua yg slalu memojokan itu salah,,
    karna apa, karna kalian itu iri k unikom,,
    gw anak dari tim robot ITB,
    gw mengakui kekelahan gW, dam mengakui juga kalo unikom itu pantas jadi juara

  56. agus tea a.k.a. awar cobain
    November 18, 2008 pukul 1:31 pm

    Sayah percaya unikom bisa menang , temen saya Kusti dan Jemi dia anggota tim robotika, emang anak teknik kompuetr di gembleng dengan bener2
    jadi saya percaya,
    walaupun dulu waktu kuliah di unikom saya sempat berganti jurusan Teknik komputer ke teknik informatika>> tetep saya bangga kuliah di unikom buktinya sayah sekarang bekerja di perusahaan konsultan IT,.
    intinya di mana pun kita belajar bukan untuk mengejar nilai2 belaka atw sekedar title belaka, Tapi untuk mendapatkan ilmu,.
    dan jangan lupa ilmu itu bermanfaat jika kita mengamalkannya dalam bentuk apapun,.

    kejar lah ilmu sampai kelangit kejutuh….

  57. Dota
    Desember 1, 2008 pukul 6:02 am

    Duwh dosen unikom aneh2. .
    Klo gw sering masuk malah dikasih E
    pas giliran g pernah masuk dikasih A.
    Truz padahal jelas2 gw g tw klo ad yg nyontek di belakang kursi,pada nyontek ujian gw sambil pada berdiri. Pas ketahuan sm dosen hasil ujian mereka dirobek, gw waktu itu dicuekin az sm dosen teh. .
    Eh pas pengumuman nilai masa gw dikasih E truz yg pada dirobekin hasil uas nya dikasih b. .
    Gmn neh?

  58. Lala
    Desember 6, 2008 pukul 11:29 am

    Saya bangga jd anak unikom, Akuntansi D3 2006 ny aja akreditasiny A. Berarti unikom patut diperhitungkan dong?

  59. made
    Desember 16, 2008 pukul 2:20 am

    Kalau temen2 mau tau .. Yang Memegang peranan Penting KRCI di UNIKOM adalah ketua Jurusan Teknik KOmputer di UNIKOM juga ..yaitu Bang Yusrilla Y Kerloza (maaf klo salah nulis nama) hehehe , klo temen2 mau tau juga ..Beliau itu dulu nya kuliah di D3 Unpad Jurusan Teknik Komputer Angkatan ’95 dan beliau juga Sbg assisten Lab.. HardWare UNPAD juga .. dan saya Bangga dengan nama LAB-HardWare UNPAD …
    – Selamat Bang Yus Maju terus – SAlam dr Kami Assisten Lab. HardWare

  60. mumu
    Januari 8, 2009 pukul 3:41 am

    Keep Fight Yuch bwt UNIKOM🙂
    mumu alumni unikom IF-D3’05, lulus agus’2008…
    skr krj d TBI paskal.. (teu nyambung siy tp lumayan lah buat m’pedalam bhs.ing:P)
    lumayan bangga ma UNIKOM, banyak bgt org2 jenius d unikom low.. kbanyakan dari mereka tuw ngulik ilmu sendiri dan atas kesadaran sendiri, klo dosen mah cm ngasi basic ilmunya doank.. huhuhu.. HEBAT LAH:)
    tp yah namanya juga PTS jd pasti ada unsur bisnisnya..
    makanya lebih mentingin kuantitas d banding kualitas dr bakal calon mhw..penyaringan cm skedar formalitas..

  61. Januari 8, 2009 pukul 4:21 am

    pada awal ada berita ketika ITB kalah sama UNIKOM, saya sempat ngetawain ITB (waktu itu msh kul di ITB). saya sendiri ketika saat itu merasa kalo itb udh tidak sedasyat namanya, atau mungkin kedasyatannya itu masih karena terbawa faktor sejarah masa lalu.

    TI’08 Unikom

  62. Azhar
    Januari 16, 2009 pukul 8:14 am

    Saya adalah mahasiswa TI-07-sekarang di Unikom,
    Saya adalah siswa konversi dari Program profesional(D1) Sekolah Tinggi Teknologi Telkom jurusan industri automasi lulus dengan IPK 3,2 tidak cukum membanggakan bagi saya,
    saya bukannya membanggakan kampus(Unikom) saya yg sekarang,setiap perguruan tinggi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing2.emang betul mahasiswa unikom bnyk pada nongkrong di depan kampus.g’bisa dipungkiri lagi.itu emg kenyataan.awalnya saya juga berfikiran unikom itu seperti itu sebelum masuk di Unikom.dosen saya di STT Telkom dulu juga pernah menyarankan saya jgn masuk di Unikom,kata beliau mendingan kamu masuk di Unpar(Universitas Katolik Parahyangan),akan tetapi saya tidak mau ke Unpar.trus saya msuk ke Unikom.dengan beranggapan unikom itu kurang bagus.akan tetapi, setelah masuk saya merasakan hal yang berbeda seperti apa yg udah dibilang orang2 di luar sana.di jurusan saya memiliki dosen2 yg berkualitas dan mereka bukan hanya sekedar memberikan ilmu,akan tetapi mereka juga memberikan kenyaman pada setiap mahasiswanya.kl sa ya bandingkan dengan salah satu perguruan tinggi di negri ini saya merasa diistimewakan karena perguruan tinggi yg saya maksud sangat jauh berbeda sekali dengan Unikom.kalau kata saya,mahasiswa diperguruan tinggi itu bukan membuat mahasiswa mwnjadi cerdas,akan tetapi malah membuat stres,sehingga mahasiswa yg awalnya pintar dibuat menjadi Error.itu menurut saya pengajaran yg salah dari dosennya.seharusnya dosen itu selayaknya sebagai keluarga bagi mahasiswanya.bukan sebagai teroris yg selalu mengancam dengan teror2nya.prestasi unikom yg saya lihat sangatlah nyata,sebagai mahasiswa unikom saya dulu pernah mengikuti kompetisi Pemrograman di kampus saya.saya termasuk salah satu peserta,awalya saya bangga atas ilmu pemrograman yg saya dapatkan di STT Telkom,akan tetapi terpatahkan ketika melihat hasil pemrograman mahasiswa IF,saya tidak menyangka mereka pada tingkat2 sudah bisa mengembangkan teknik informasi SMS pada pemrogramannya itu pada tahun 2007.awalnya saya mengira itu hsil mengajar dosennya,karena mereka belajar dari dosen makanya mereka bisa,akan tetapi saya selidiki tidak seperti itu.mereka ternyata belajar sendiri dengan motivasi dari dosennya.dosen lagi2 berperan sebagai keluarga seperti orang tua yg selalu memotivasi anaknya agar anaknya berhasil.emng sebagai mahasiswa saya kurang puas terhadap kampus saya.knp?saya pikir wajar karena Unikom merupaha PTS yg baru,yg membuat saya kurang puas adalah fasilitas kampus seperti fasilitas jurusan saya, tidak memiliki lab khusus untuk menunjang hasrat saya agar dapat belajar sistem Automasi yang terdapat pada pabrik2 Hi-Tech yg sekarang sudah banyak terdapat di indonesia ini.tp saya puas walaupun fasilitas minim tp tidah menciutkan hasrat saya untuk belajar.yg saya banggakan lg dari unikom.meskipun banyak gosip2 jelek mengenai unikom,tp menurut saya itu cuma omongan orang yg tidak tau unikom.dan satu hal lagi pengembangan robot itu bukan di lab hardware unikom.yg dilihat emang benar lab hardware disitu emang tempat untuk belajar merakit hardware jd wajar aja la dia ngomong seperti itu.tempat pengembangan robot unikomnya itu tersembunyi.dan lagi pula g’sembarangan orang bisa masuk ke labnya,karena mereka membuat sistem keamanan canggih.sehingga hanya anggota tim saja yg bisa masuk kedalam lab tersebut.jangan lihat luarnya saja, lihat dalamnya juga.ada luarnya bagus tp di dalamnya jelek.ada luarnya jelek tp di dalamnya bagus.bagi Unikom,tingkatkan fasilitasmu,saya hitung probabilitasmu jika kamu meningkatkan fasilitasmu,kamu akan berjaya di indonesia inimaupun sapai ke dunia internasional.bejuanglah Unikom, kami mahasiswamu akan selalu mendukungmu………Otsukaresamadesu.

  63. Januari 21, 2009 pukul 2:46 am

    Perkenalkan Saya adalah Alumni Unikom d/h IGI/STMIK IGI,
    Saya sekarang bekerja di Pulau Bangka sebagai Manajer IT di Salah Satu perusahaan Otomotif di bangka, Saya tahu sejarah Unikom sebelum jadi seperti sekarang.
    kalo menurut saya melihat perkembangan unikom saya sebagai alumni unikom sangat membanggakan, karena unikom yang dulu masih sebatas sebagai lembaga pendidikan setara d3 sekarang sudah menjadi Universitas swasta yang lumayan bagus menurut pendapat saya.
    Mengenai kualitas Lulusan menurut saya itu tergantung dari Mahasiswanya sendiri, bagaimanapun bagusnya Metoda pendidikan suatu Universitas kalau mahasiswanya malas dan kurang motifasi belajarnya hasilnya pasti nihil.
    dan saya salut kepada Rektor UNIKOM, walaupun pada awalnya banyak yang bernada miring pada saat pendirian UNIKOM, tapi toh UNIKOM bisa eksis dan berkembang pesat seperti sekarang ini.

    Bravo UNIKOM.

    Salam

    Ahmad Basori, ST
    Alumni MI 97
    IT Manager
    CV. Asia Surya Perkasa
    Main Dealer Honda Bangka Belitung

  64. Rezha R
    Februari 6, 2009 pukul 6:53 am

    awalnya saya ragu masuk ke UNIKOM.. dikarenakan wktu itu UNIKOM merupakan salahsatu Universitas “BARU”. tapi alhamdulillah setelah saya menjalani kuliah di UNIKOM selama 4 tahun ini saya merasa bangga dan merasa puas dgn apa yang telah Unikom beri.
    pokonya bravo IF unikom.. Bravo Unikom Bandung !!!!

  65. "Jack Alfalfa"
    Februari 12, 2009 pukul 3:51 pm

    saya mhsiswa unikom. walaupun sya bukan robotika unikom tp sya trut bangga, krana stiap ada orang yang lagi ngomongin mslah juara KRCI, otomatis pasti nama kmpus ku disebut,…

    ya gak,…????

    SUKSES SLALU BUAT UNIKOM

    Yang lain ke laut aja deh,… biar pada di makan sama IKAN PAUS,…!!!!

    Hehehehehehe,,…..

  66. BUDAK CIDEUG
    Maret 18, 2009 pukul 2:42 am

    ahhh ikutan comment, hmm sy alumni unikom, tau dari awl brdirinya, krn angkatan prtama. memang btuh org-org pilihan agr ttp eksis, guwe n tmn2 lulus jg susah, mngkin krna hrus bner2 objektif. n itu trsa klo di tekom (2005), gwe bangga wlau lulus telat, tp ilmu cukup puas , mhsiswa jg harus mau blajar ngulik dong.. kreatif atuh…, jadi gak ngandelin dosen mlulu. Thnk buat pak yus.., ilmunya nempel..spirit ok, bravo tekom, bravo unikom.

  67. lae
    Maret 27, 2009 pukul 3:26 pm

    Wew ngga sengaja masuk lagi aku ke blog ini, dulu juga aku dah ngikutin masalah ini tapi malas comment. nah aku comment dulu ya lae…

    Aku juga alumni unikom bah lae, bersyukur, bersyukur dan bersukur kali aku bisa mengecap pendidikan di unikom.
    Cemmanalah, otak dan keuanganku cuman pas2 an nya lae. Lagian cemmanalah biaya sendiri dabah.

    Besok2 ambil gambar2 yang lain lagi ya laeKU yang jago dan pintar, terus posting di mari…. dah ulas lagi hahahaha.
    Kan unikom itu rajin buat spanduk2 berisi ttg kesuksesan keberhasilan nya

    Aneh kali kau lae bah, masalah itu pun kau BAHAS !😀

  68. bagus
    Mei 1, 2009 pukul 12:14 am

    salam,

    rekan-rekan Alumni UNIKOM semua, maaf, kalau berkenan saya infokan, bahwa akan ada Ikatan Alumni UNIKOM , sekarang sedang dirintis, kebetulan saya diamanati untuk mengurus ini oleh PR 3,rekan-rekan alumni dapat memberikan saran atau ide ,silhkan kontak ke website UNIKOM bagian Alumni.

    Wass

    Agus M

    Tim Robotika UNIKOM (Tarantula -116, Next-116, Tarantula -116 X2)

  69. iki
    Mei 10, 2009 pukul 1:56 pm

    mau nanya status unikom disamakan ndak ya?
    tq

  70. Bersatu
    Mei 12, 2009 pukul 5:17 pm

    Sobat..dulur..baraya kabeh nu aya di bumi sunda..
    menurut saya, ITB itu bagus…dan emang bagus, karena mereka sudah mempunyai pengalaman yang banyak dan telah mengeluarkan banyak alumni (termasuk dosen UNIKOM dan PTS/PTN Lainnya), nah UNIKOM adalah salah satu PTS yang lebih bagus dibandingkan dengan PTS lainnya yang ada di Negeri ini, terbukti Unikom bisa meraih juara KRCI…

    kesimpulannya kita sebagai Mahasiswa intelektual, jangan saling meremehkan apalagi sampai mencaci maki..banyak cara kok tuk bersaing secara sehat..tidak dengan cara saling menjatohkan.

    Saya adalah salahsatu dari sekian banyak lulusan Unikom (MI 2002-2007). alhamdulilah saya sudah bekerja di Lembaga Pemerintah Non Departemen, saya merasa dihargai, ilmu saya kepakai dan bermanfaat bagi temen2 saya khusunya di lingkungan tempat kerja saya.

    banyak orang pintar, cerdas, lulusan dari PTN terkemuka, tapi tidak semua mereka dapat memahami kelebihan mereka dan kekurangan mereka..yaitu “bagaimana mereka menghargai ilmu yang mereka miliki meskipun sedikit” dengan kesombongan mereka yang PINTAR dengan IPK yang Wah..tidak akan bisa bekerja dan tidak akan pernah bermanfaat ilmunya tatkala mereka sombong..

    tetep semangat UNIKOM, jangan pernah sombong hadapi segala rintangan dengan bekerja keras dan senymlah. jadikan cacian dan makian sebagai penyemangatMu tuk menjadi PT yang handal.

    ITB-Unikom; bersatulah tuk membangun Negeri ini menjadi Bangsa yang unggul dan dihormati khusunya dibidang IT..Amin..

  71. de sofyan
    Mei 17, 2009 pukul 4:25 pm

    koment saya ‘ ‘

    bukan tantang perrobotan
    tapi tentang jurysan yang ad di unikom yaitu fisip ; ;
    ilmu pemerintahan . .

    saya butuh penjelasan tentang ini

    kalau saya masuk fisipnya unikom??

  72. Mei 20, 2009 pukul 2:08 pm

    Kerja keras memeng membuahkan hasil,,,,

    goto jogya euyyy!!!!!!!!!!!!!!!

  73. Mei 26, 2009 pukul 2:31 pm

    Sebagai alumni UNIKOM 2007 saya merasa bangga terhadap Kampus saya, karena saya adalah Alumninya. he..
    Buat mas igor, terima kasih atas postingnya walau Anda beda bendera dengan kami.
    Hormat dari saya.

  74. Dedi
    Mei 28, 2009 pukul 1:02 pm

    kepada kaka kakaku yg terhormat..saya minta semangatnya dr kalian semua..saya org bodoh dr kampung yang engga ngerti apa apa, saya sangat tertarik sekali tuk kuliah di unikom..dulu saya sempet mau kuliah keunikom,tp berhubung keuangan keluarga saya smakin tipis akhirnya rencana kuliah saya tertunda,dan sekarang alhamdulilah tuhan telah memebrikan rizki kembali sam keluarga saya,dan akhirnya saya merencanakan tuk masuk kuliah,tp yang jd kendala pada diri saya yaitu saya kurang percaya diri karna mungkin faktor kebodohan saya yang menjadikan saya kurang percaya diri,sehingga saya slelalu di bayang bayangi rasa takut engga lulus masuk unikom.tp tekad dan rasa semangat sya untuk belajar di unikom sangat tinggi sekali,tp itu masalahnya yang saya ceritakan di atas,saya sangat bodoh sekali.kepada kaka kakaku ,tolong minta motifasinya agar saya bisa bangit kembal dan tidak di bayang2i rasa takut ini yang selalu menyiksa setiap malam.terima kasih

  75. fahri amarullah
    Juni 6, 2009 pukul 9:58 pm

    terus- terang ja gw liat postingan2 semua cm bs mencerca ,,memaki,,harusnya kita semua harus bangga orng indonesia da mampu bikin robot tinggal di kembangin ja pa lagi yg gw baca di internet UNIKOM bakal wakilin indonesia di kejuaraan robot dunia,seharusnya kita beri dukungan,,gw sekarang lagi kerja di jepang ,,jepang maju bukan karena kekayaan alamnya jepang maju karena tiap orangnya mempunyai rasa saling menghormati sesama orang …trims

  76. Abdurrahman Annoor
    Juni 16, 2009 pukul 10:03 pm

    setuju buat kang fahri… seharusnya sebagai mahasiswa yang notabene punya predikat orang berpendidikan tinggi.. harusnya jgn saling maki dunkz, malu atuhh…. jiga budak teu skolah wae… kudu na mah saling dukung, saling bantu, isi kekurangan satu sama lainnya jd maju bareng2.. gituch!!!
    inget teu ka sumpah pemuda???mikir atuh kang!!!!
    urang oge di jepun kang, kang fahri teh dmn?

  77. anton (m4ng4p)
    Juni 18, 2009 pukul 1:20 pm

    sayah mahasiswa angkatan pertama (masuk tahun 2000) jurusan teknik komputer unikom. insa allah sayah tau gimana tim robot unikom berkembang dibawah bimbingan pa yusrila yeka kerlooza, M.T. sayah salah satu asisten dosen pa yus selama 5 semester.
    pa yus salah satu dosen yang sangat bagus. dia sangat2 tidak suka jika mahasiswanya ada yg nyontek.dijurusan tekkom jika dalam ujian ketahuan nyontek maka nilai akhirnya langsung E.
    untuk tim robot mereka hampir 24 jam selalu dilingkungan kampus (LAB ROBOTIKA). mandipun mereka kadang di kampus. jadi dosen ato pembimbing hanya sebatas membimbing.di lab robotika satu hal yang g disukai adalah orang yg malas dan suka mengeluh.sayah sekarang bekerja di divisi R&D disalah satu perusahaan dibandung.temen sekantor sayah yang bagian programmer juga lulusan unikom.
    majulah terus UNIKOM dan semangatlah anak2 UNIKOM

  78. Doz
    Juni 27, 2009 pukul 3:43 am

    Gw anak Hukum Unikom,jujur aja gw bangga dengan prestasi tim robotnya unikom,dan jujur juga gw suka ngebahas kasus-kasus hukum yang terjadi dalam dunia maya,dan itu yang biasa kita diskusiin di tongkrongan pinggir jalan kampus(dimanapun jadi),IPK gw kecil tapi apa yang didapat di sini, yaitu cara berfikir gw yg cara itu gw rintis sejak SMA dan gw kembangin di lingkungan unikom dan di semua tempat jagat raya, makanya IPK gw kecil bangets kenapa? karena, cara berfikir gw yg bodoh, dan ternyata efektif buat ngerubah hidup gw menjadi lebih bermanfaat, kini gw pasti lulus 08/09,dan semoga rekan2 terinspirasi dengan kebodohan ini.

    NB: “Jangan jadi orang bodoh jika kalian belum siap,jika kalian ngerasa pinter siap-siaplah jadi orang bodoh”

  79. okvivorecla
    Juni 30, 2009 pukul 1:43 am

    bisa tampilin semua daftar juranya ga? banyak yang ingin tahu…

  80. Juli 10, 2009 pukul 1:18 am

    bnerr gag siih unikom ntu bguus .
    jdii bngung . .

  81. Juli 27, 2009 pukul 2:51 pm

    sudah jangan berteman berantem aja….serang kampusnya.

  82. dodi
    Agustus 13, 2009 pukul 9:58 pm

    klo menurut saya masalah juara robot bgus bnget!!!tpi kan itu hanya tim robotika nya!!!!trus klo lulusan dari unikom berkualitas gk y!!!

  83. September 1, 2009 pukul 10:14 am

    Setelah sekian banyak komentar selama 2 tahun, saya tidak melihat adanya itikad yang baik yang bisa diteruskan lagi, melihat malah semakin banyaknya kontroversi yang ada, ditambah lagi dengan telah sangat jauh menyimpangnya isi komentar yang ada dibandingkan dengan tulisan yang telah dibuat,

    Maka dengan ini, saya selaku administrator dan penulis blog ini menyatakan postingan ini telah ditutup dari komentar. Tidak ada pembahasan lebih lanjut, dan silahkan berbesar hati untuk melihat postingan yang lain saja.

    Terima kasih banyak

  1. No trackbacks yet.
Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: