Arsip

Arsip untuk Juli, 2008

Antara Pekerjaan dan Dibayar

Juli 17, 2008 Igor Panggabean 2 komentar

Pernah ga sih kepikiran, kalo kerja itu tujuan utamanya untuk apa? Kalo saya secara pribadi, ya jelas untuk dapet duit. Kalo ga mau dapet duit, ya ga usah kerja kan. hehehe. Tapi gimana kalo kerjaan kita itu membosankan, leha-leha saja, bahkan cenderung tidak ada yang dikerjain. Pernah ngerasa malu ga kalo dapat duit dari hasil pekerjaan yang seperti itu?

Nah jangan keburu mengambil kesimpulan dulu kawan. Lihat dulu jenis pekerjaan anda. Karena jenis pekerjaan yang dibayar itu ada 2 :

  1. Dibayar untuk bekerja
    Ya, sudah pasti kan. Kalo orang bekerja, maka dia dibayar. Contohnya tukang sapu jalan. Kalo mereka nyapu jalan, barulah mereka dibayar. Ga nyapu, ya ga ada bayaran. Ya mirip seperti pekerjaan honorer lah. Kebanyakan tipe pekerjaan di Indonesia adalah tipe pekerjaan yang dibayar untuk bekerja. Dan kebanyakan dari kita sudah diajarkan dari kecil, bahwa kalau kita bekerja, maka kita dibayar. Makin keras kita bekerja, makin banyak kita dibayar. Itu sebabnya terkadang lembur jadi pilihan untuk tambahan uang. Banyak perusahaan besar di Indonesia pun seperti itu.
  2. Dibayar untuk tidak bekerja
    Nah loh, maksudnya apa? Iya betul, ada tipe pekerjaan, yang kita dibayar untuk kita tidak bekerja. Pusing? bingung? Kenapa? Karena tipe pekerjaan seperti ini, makin kita bekerja, makin jelek kinerja perusahaan kita, atau makin banyak kesalahan yang ada dalam perusahaan kita. Contohnya seorang HelpDesk. Helpdesk itu dibayar untuk tidak bekerja. Karena kalo makin jarang mereka nerima telepon dari customer, berarti sistem yang diberikan perusahaan kepada customer tidak bermasalah. Tapi kalo makin sering mereka terima telepon dari pelanggan, maka hal ini berarti ada yang salah pada sistem perusahaan. Contoh lain lagi adalah sistem administrator bagian maintenance. Kalo makin sering mereka TIDAK melakukan maintenance, maka perusahaan makin maju. Tapi kalo sering melakukan maintenance, berarti masih ada yang salah kan. Dan orang-orang seperti ini, semakin jarang mereka terlihat bekerja, semakin senang lah pak boss. Tapi kalo orang-orang ini dilihat boss sedang bekerja, makin sangar lah wajah si boss itu. Tapi terkadang pekerjaan seperti ini jarang dimaknai oleh yang empunya pekerjaan. Mereka sering mengeluh karena bosan, ga ada kerjaan, dan merasa leha2 dan tak layak digaji untuk itu. Padahal sebenernya, mereka memang HARUS seperti itu, demi kemajuan perusahaan.

So, kita sudah tau bahwa ada 2 tipe pekerjaan, yaitu pekerjaan yang dibayar untuk bekerja, dan pekerjaan yang dibayar untuk tidak bekerja.

Maka, sadarilah tipe mana pekerjaanmu, dan kau akan mengerti tujuan dari pekerjaanmu.

Jadi, kamu ada di tipe pekerjaan yang mana?

Categories: Christian Life

Kalo compiler bisa protes

Juli 15, 2008 Igor Panggabean 3 komentar

Habis blogwalking, trus nemu ini. Lucu sih, ngebacanya sempat bikin ketawa juga. hahaha

compiler_complaint.png

Ayo para programmer, teliti sebelum mengcompile. hehe

Categories: Daily Life

Rekrutmen Pegawai PT PLN (Persero)

Juli 15, 2008 Igor Panggabean 5 komentar
Rekrutmen PLN

REKRUTMEN PEGAWAI PT PLN (PERSERO)

TINGKAT S1 – D3  TAHUN 2008

PT PLN (Persero) dengan visi diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh-kembang, unggul dan tepercaya dengan bertumpu pada potensi insanimembuka kesempatan kepada putra-putri Indonesia terbaik untuk bergabung dan berkembang bersama menjadi Pegawai PT PLN (Persero) melalui program Rekrutmen Pegawai PT PLN (Persero) Tingkat S1 – D3 tahun 2008.

Peserta rekrutmen yang lolos seleksi penerimaan akan dididik untuk menempati posisi sebagai assistant / junior analyst, assistant / junior officer, assistant / junior engineer dan assistant / junior operator sesuai dengan kompetensinya dan ditempatkan di seluruh Unit dan Wilayah Kerja PT PLN (Persero) di luar Jawa – Bali.

Proses Rekrutmen Pegawai PT PLN (Persero) menggunakan sistem gugur, meliputi tahapan :

  1. Pendaftaran melalui Registrasi Online
  2. Verifikasi Dokumen
  3. Tes / Seleksi
  4. Diklat Prajabatan

Tes / Seleksi meliputi :

  1. General Aptitude Test (GAT).
  2. Tes Akademis dan Bahasa Inggris.
  3. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok.
  4. Wawancara.
  5. Tes Kesehatan.

Diklat Prajabatan dilaksanakan selama + 12 bulan meliputi :

  1. Orientasi Lapangan
  2. Pengenalan Perusahaan.
  3. Pembidangan.
  4. On The Job Training (OJT).

Selama mengikuti Diklat Prajabatan status peserta adalahSiswa Diklat Prajabatan”.  Siswa yang lulus Diklat Prajabatan akan diangkat sebagai Pegawai PT PLN (Persero) dan ditempatkan pada posisi jabatan di seluruh Unit dan Wilayah Kerja PT PLN (Persero) di luar Jawa – Bali.

PERSYARATAN
Untuk persyaratan dan keterangan lainnya, silahkan mengklik gambar rekrutmen diatas untuk langsung ke website rekrutmen PLN

Ingat, pendaftaran dilakukan secara online pada website rekrutmen PLN. Sekali lagi, silahkan klik gambar diatas untuk keterangan lebih lanjut pengenai rekrutmen PLN pada website rekrutmen PLN

Categories: Uncategorized

Telecommunications Management Network (TMN) Framework

Juli 10, 2008 Igor Panggabean 4 komentar

What Is TMN

TMN adalah sebuah standar framework internasional yang berhubungan dengan manajemen jaringan. Tentu dalam sebuah jaringan yang besar, tidak bisa dibiarkan hidup tanpa pengendalian. Namun terkadang, usaha pengendalian sulit dilakukan mengingat jaringan yang ada begitu besar, dan melibatkan banyak mesin. Sebagai contoh dalam sebuah jaringan kantor. Ada sekian banyak komputer, server, router, wireless device, laptop, mobile device yang ada dan semuanya terhubung dengan internet. Tanpa manajemen yang baik, kelangsungan kerja dari perusahaan tersebut akan tersendat-sendat. Maka TMN muncul sebagai framework yang tepat bagi implementasi manajemen jaringan dan telekomunikasi.

Manajemen dalam perusahaan terbagi dalam tiga kategori, yang dikenal dengan nama OBC.

  1. OSS (Operating Support System)
    Adalah bagaimana kita melakukan penguasaan, pemahaman, pengelolaan terhadap perangkat-perangkat yang dimiliki oleh perusahaan.
  2. BSS (Business Support System)
    Adalah bagaimana menggunakan dan menghubungkan seluruh infrastruktur jaringan yang ada untuk dimanfaatkan dalam proses bisnis perusahaan. Contoh: mengelola perangkat yang ada untuk membatasi bandwidth dari sebuah komputer, dan mengeluarkan catatan billing dari jaringan tersebut.
  3. CSS (Customer Support System)
    Adalah bagaimana melayani pelanggan dengan menggunakan proses bisnis yang sesuai dengan diperkuat oleh peralatan (tools) yang ada. Misalnya: invoice bagi customer.

Kita akan menekankan pada bagi OSS. Didalam OSS ada beberapa kategori operasional yang dikenal dengan nama FCAPS, yaitu :

  1. Faults
    Yaitu setiap sebuah infrastruktur terjadi kegagalan, harus muncul sebuah event, yaitu alarm.
  2. Configuration
    Dibagi menjadi 2

    1. Inventorying
      yaitu untuk mengetahui konfigurasi dari perangkat-perangkat yang ada. Misalnya sebuah network, bisa diketahui berapa banyak wireless point, komputer, router yang ada dalam perangkat tersebut, sekaligus konfigurasi seperti IP, dll
    2. Provisioning
      Yaitu apa yang kita bisa lakukan untuk mengkonfigurasi perangkat tersebut. Misal kita punya 10 switch. Apabila harus satu persatu didatangi dan dikonfigurasi, menyulitkan. Dengan ini kita dapat melakukannya langsung dari server
  3. Accountance
    Yaitu charging. Aspek ini akan diangkat kedalam BSS. Ini akan digunakan oleh BSS untuk mengetahui charging dari sebuah perangkat. Misalnya koneksi GPRS. Dengan ini bisa dicatat berapa banyak traffic yang sudah dilakukan, untuk kemudian dibuat billingnya.
  4. Performance
    Dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu :

    1. Reliability dan Availability
      menyangkut uptime dan downtime dari perangkat
    2. Usage
      menyangkut okupansi dari perangkat tersebut. Contoh sebuah router maksimum 512 Kbps. Maka harus diketahui bahwa kebutuhannya sebenarnya berapa. Cukupkah? banyak yang terbuangkah? Maka kita harus memetakan. Apakah dengan kondisi sekarang perangkat masih sanggup, atau perlu di cluster, atau di update. Misalnya lagi server. Dapat kita ketahui sudah perlukah server tersebut diupdate, dll
  5. Security
    Ada 2 aspek, yaitu preventif dan korektif. Preventif seperti penggunaan login, enkripsi, password, dll. Misalnya sebuah router, bisa di binding IP berapa yang hanya bisa login ke router tersebut.

Sebuah NMS (Network Management System) pasti akan menggunakan aspek2 dari FCAPS. NMS perlu mengeluarkan alarm Fault, menggenerate report, menggunakan security, melakukan konfigurasi, melakukan akunting, mengetahui performansi. Namun ini adalah kondisi ideal. Terkadang tidak semua aspek ini diperlukan. Jadi disesuaikan saja. Misalnya sebuah sensor suhu sebuah komputer, tentu tidak bisa dilakukan konfigurasi untuk suhu. Namun bisa disesuaikan bila suhu telah mencapai batas aman tertentu, maka diberikan alarm Fault. Dan disini juga tidak memerlukan report akunting. Paling hanya performansi tentang uptime dan downtime dari komputer tersebut.

Ini adalah dasar dari sebuah OSS. Setiap OSS yang sudah besar dan tampak rumit, sebenarnya hanya terdiri dari FCAPS ini saja. Seluruh OSS pasti menggunakan ini. OSS paling dasar adalah sebuah warnet.

Categories: Uncategorized

iGOS – Part 2

Juli 9, 2008 Igor Panggabean 1 comment

Hai para blogger mania (dah serasa artis)

Postingan ini mo ngelanjutin postingan sebelumnya yang ini. Jadi setelah akhirnya berapi-api mengumandangkan IGOS (Igor Goes Open Source), saya berusaha untuk menginstal komputer yang sedang dipake di telkom ini dengan linux, tepatnya linux OpenSuse 11 yang baru aja keluar

Tapi oh tapi,

Banyak sekali halangannya. Nginstalnya pake DVD. Tapi DVD di kompie telkom ini lemot abis. Akhirnya bawa DVD sendiri dari rumah. Plug in, and play. Masuklah ke modus instalasi opensuse. Next, next, next, setting2 dikit, next, next, dan loading. Proses instalasi. tapi tiba2 …… blank…. layar hitam.. eh ternyata komputernya restart sendiri. Oke, ulang. instal opensuse, next, next, next, blablabla, dan loading. ditunggu, ditunggu, ditunggu,….. kok ga gerak yah… wah ternyata hang. Oke, reset komputer. ulang lagi. instalasi, next, dan teruuuus, sampe loading… tiba2…… blank…… layar hitam… kompienya restart sendiri lagi.. aaaahhhh.. Sudah 1 jam melakukan hal yang sama terus. Oke, jalan terakhir : putus asa. Ntah apa yang terjadi

Batal nginstal opensuse. Kembali ke Windows (dan melirik Naren dan Ronald). Trus masuk windows, login, kerja 30 detik, tiba2….. blank… layar hitam…layar hitam??… LAYAR HITAM!!!… AAAARRRGHHHH kenapa sampe windowsnya juga restart sendiri lagi? Dan hal ini terus terjadi sampe saya pulang dari telkom @ 17.00 WIB…

Jadi sekarang, IGOS diganti lagi. Bukan Indonesia Goes Open Source, bukan juga Igor Goes Open Source, tapi Igor GAGAL Open Source.

Terima kasih atas bantuan dan dukungan seluruh pihak. Komputer yang menyebalkan..

Categories: IT Life

iGOS

Pernah denger IGOS? Sering denger? Harusnya sih anak IT sering denger.

Ya, IGOS memang berarti Indonesia Go Open Source. Memang akhir2 ini lagi marak2nya dan menggebu2nya untuk menggalakan penggunaan Open Source di Indonesia. Kenapa? Karena katanya kalau paka open source setidaknya gratis, dan susah kena virus untuk windows. Hahaha

Tapi IGOS disini artinya bukan itu. IGOS disini berarti Igor Go Open Source. Bedanya apa? Ya cuma beda lingkungannya doang sih. Yang satu buat Indonesia, yang satu buat Igor.

Ya, setelah dilihat2, sepertinya tidak ada salahnya kita menggunakan open source, dan mengganti penggunaan windows ke Linux. Ternyata sekarang ini linux sudah cukup enak. Programnya banyak, udah canggih pula. Bahkan ada emulator buat jalanin program windows. Cukup convenient lah. Apa lagi buat pemula yang baru mau go open source, bisa pakai distro linux yang untuk desktop seperti openSuSE, Ubuntu, Fedora atau Mandriva. Ada yang bilang pakai Ubuntu aja, karena yang pakai sudah banyak. Jadi gampang tanya2. Ada yang bilang pakai openSuSE aja, tampilannya bagus, cantik. Yang penting, kesemuanya, pemakaiannya mirip ama Windows. Coba lah

Ternyata open source itu tidak jelek sama sekali. Hanya saja sering malas memulainya. Maka itu, kalau tidak memulai dari diri sendiri, kapan bisa maju?

Mari kita kembangkan IGOS – Igor Go Open Source

Categories: IT Life

Explorasi? Not my type

Hai. Meet me again. Beberapa minggu ini (tepatnya sih baru 2 minggu) aku magang di telkom. Fine. That’s good enough. Tapi sesungguhnya, it’s not that good. But just save it for another story.

Hari ini aku mau ceritain yang kukerjai di telkom ini. Aku diminta mengkonfigurasi NMS menggunakan openNMS agar dapat memanajemen SNMP yang ada di telkom ini.

Ok, first of all, apa itu SNMP? setelah kemaren tanya2 dan belajar2 (thanks to Moren n Robbi) SNMP adalah Simple Network Management Protocol. Jadi itu adalah protokol yang memungkinkan dia untuk mendapatkan informasi dari sebuah benda yang ada di network. Contohnya, bila kita mau mengawasi sebuah printer, dan mengetahui apakah tray printer sedang terbuka atau tertutup, bisa lewat SNMP ini.

Trus, NMSnya itu akan mengambil informasi yang diakses oleh SNMP (atau SNMPnya langsung mengirim informasinya ke NMS??) untuk kemudian di manajemen oleh NMS, atau ditampilkan kepada pengguna.

Untuk itu, kerjaanku pake openNMS. What is openNMS? Serriously, i don’t know. Jadi apa kerjaanku selama 2 minggu ini??

Hmm. Minggu pertama, karena belum dapat komputer, akhirnya ngerangkai komputer sendiri dari bahan2 yang ada di “ruang riset” dan akhirnya mendapat 1 komputer utuh. Unfortunatelly OSnya rusak. Akhirnya instal ulang. Second unfortunatelly, driver ga ada. So cari2, buka2 rak, tetep ga ada. Jalan terakhir browsing2 n download dari internet. Got it, install it, done. Third unfortunatelly, Harddisk too many bad sector. Format ulang? Hanya menambah masalah baru. Akhirnya, quick format, dan ternyata bisa. Walo ga tau apa yang sedang terjadi.

Minggu ke 2 (artinya minggu ini), browsing2 openNMS, nanya2 tentang SNMP, and most of my time, watching anime. Yes, exploring is not really my type. Having Fun? That i do.

Gooor, kapan kerjaanmu selesai kalo gini?? Ntah lah. Sampe sekarang, tetep aja having fun. Kalo ditanya pembimbing, sotoy2an aja daah..

Hahahaha.

Categories: Uncategorized

Siapakah yang pintar??

Wah, akhirnya ngeblog juga. Yah walaupun sekedar-sekedar doang sih, yang penting ada isinyalah.

Eh iya, sekarang kan lagi magang di telkom nih ceritanya, trus dapet ilmu sedikit sih dari bapak pembimbingnya. Dia dengan sangat baik hati memberikan sedikit cerita.

Tiba-tiba beliau bertanya : Ada tidak orang pintar di dunia ini? Coba jawabnya apa?? Ada?? Ada banget?? Ya iyalah masa ya iya dong?? Tentu saja ada??

Ternyata, tidak ada orang yang pintar di dunia ini. Yang ada hanyalah orang yang lebih dulu tau. Coba saja lihat si bapak dosen kita di kampus. Apa dia lebih pintar dari kita? Ga dong. Yang bener, dia lebih dulu tau dari kita.

Nah sekarang tugas yang lebih dulu tau lah untuk memberitahukan apa yang dia ketahui kepada yang ga tau, supaya yang ga tau jadi tau, dan memberi tau yang ga tau lainnya.

Intinya, ga ada orang pintar. Yang ada hanya orang yang lebih dulu tau.. Hmm.. make sense, right??

Categories: Uncategorized