Arsip

Arsip untuk Agustus, 2007

Kucing punya 9 nyawa ??

Agustus 22, 2007 Igor Panggabean 12 komentar

Sering kan denger kalo kucing punya 4 kaki, 2 mata, dan 1 ekor? (seriiiiiing !!) nah kalo denger bahwa kucing punya 9 nyawa? (sering jg!! trus bedanya apa?).  ya ga ada bedanya sih. Kan sama2 pernah denger… hehehe

Percaya ga kalo kucing punya 9 nyawa? sebenernya sih, yang bilang percaya, ya hahaha, anda kena tipu. hehe Sebenernya kucing itu ya sama kayak kita, punya 1 nyawa. Tapi kenapa sih kok dibilang kucing punya 9 nyawa? Kenapa ga manusia? Karena kemampuan kucing untuk bertahan hidup itu luar biasa kalo dibandingin manusia. Alias, kucing itu susah mati.

Tau kan, kalo kucing dijatohin dari tempat yang tinggi, kucing masih bisa jatuh dan tetap baik-baik saja. Yang ga tau, kasian deh… Hal ini terjadi karena kucing (dan beberapa hewan lain) punya sistem keseimbangan dan koordinasi yang luar biasa. Sistem inilah yang membuat kucing, ketika jatuh, akan menyadari dalam posisi apa dia jatuh. Kalo dia jatuh dalam posisi terbalik, dia akan segera memutar tubuh sehingga kakinya berada di sebelah bawah, dan bersiap untuk mendarat. Mendaratnya juga ga asal regangin kaki. Kalo manusia jatuh dari tempat tinggi dengan kaki ke bawah, biasanya pasti patah kan. Kalo kucing pinter, mereka setelah memutar kaki ke bawah, segera meregangkan kakinya sehingga angin menahan jatuh tubuhnya. Dan saat bersentuhan dengan tanah, kakinya langsung ditekuk supaya mengecilkan efek jatuhnya.

Rekor tertinggi pernah mencatat bahwa kucing pernah jatuh dari ketinggian lantai 46 tingkat (walaupun sambil jatuh dia sempat mantul2 ke kanopi2) dan tetap bisa bangun dan berjalan dengan agak terpincang. luar biasa kan. Kalo manusia dah mati tuh. Tapi penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kucing jatuh, makin banyak tulangnya yang patah. Tapi cuma sampe batas lantai 5 tingkat doang. Lebih dari itu, jumlah tulang kucing yang patah menurun drastis, apalagi kalo semakin tinggi.

Nah rahasianya adalah, kucing (dan beberapa hewan lainnya) punya apa yang disebut dengan terminal velocity, yaitu kecepatan jatuh maksimum yaitu 60 mil perjam. Saat kucing jatuh, kan sesuai hukum fisika, kecepatan jatuh si kucing makin bertambah. Ternyata, saat kecepatan jatuh kucing mencapai terminal velocity, di saat itulah kucing merasa paling rileks dan nyaman. Maka dia mulai meregangkan kakinya seperti bajing loncat untuk mengurangi efek jatuhnya. Nah itulah sebabnya makin tinggi dia jatuh, makin ada dia kesempatan untuk merasa rileks. Itu juga sebabnya kalo dijatuhin dari tempat yang rendah, dia ga sempat ngerasa rileks. Makanya jatuhnya lebih berasa.

Categories: Uncategorized

Tips biar asik ngantri di Busway

Agustus 1, 2007 Igor Panggabean 8 komentar

Wah, jadi ngomongin busway lagi nih. Kayaknya asik juga, secara banyak anak IF yang KP di Jakarta dan kebanyakan menggunakan sarana transportasi umum Trans Jakarta a.k.a Busway.

Apa itu Busway? Yaitu kendaraan bus yang gede banget, mampu mengangkut hingga 51 orang (mungkin lebih kalo sampe desak-desakan dan gesek-gesekan sama mbak-mbak di depan) bermerek Trans Jakarta. Tapi sejauh ini, orang-orang lebih senang menyebutnya Busway. Cth percakapan:

A : Naik apa ke kantor?

B: Naik busway

Tapi ada sesuatu yang janggal. Karena kalo diperhatiin, percakapan itu kan sama artinya dengan gini

A : Naik apa ke kantor?

B : Naik ‘jalur bus’

Jalur bus kok di naikin? Yang kita naikin kan Trans Jakarta, bukannya Jalur nya…. Gak Meaning!!

—- gor gor, mana tips nya?? —

Oalah jadi kebanyakan story. Oke, ini dia tips biar asik dan ga bosen ngantri di Busway, ala Igor.

  1.  Bila anda beruntung, kadang saat nunggu bus, ga ada yang ngantri, alias cuma sendirian. Ya biar asik, cari tempat duduk aja. Ngapain jg berdiri?
  2. Kadang-kadang, suka ada petugas yang nungguin di pintu karcis kan. Sambil nunggu bus, iseng aja nanyain sama orang itu jalur2 ke tempat2 tertentu. Misal : Mbak, kalo mau ke bogor naik busway, ambil yang rute mana yah? Trus tar kalo dah di Bogor, mau ke Dufan gimana caranya? Dari Dufan bisa ke Ancol ga yah? dll
  3. Keluarin hp, tempelkan di telinga, dan berbicara keras2 seolah2 memang lagi dapet telepon, “Halo pak? Sekarang pak? ada urusan apa pak? Tapi saya lagi di halte busway pak. Bahaya pak? Ada serangan pak? Dari siapa pak?? (nada panik) baik saya ke istana negara segera!! “. Trus tanya sama sekeliling, “Kalo ke Istana Negara rute buswaynya gimana ya?”
  4. Waktu lagi padet, nengok ke bawah sekali2 trus berbisik, “Flea, kamu aman disitu?” “Panas ga di bawah?” “Sabar ya flea” “Flea, ntar melangkahnya hati2 yah” “Flea, jangan suka gangguin sebelahmu!” “Flea, lidahnya dimasukin. Jorok tau!” dll
  5. Waktu antrian kita dah di deket pintu keluar, berbalik lah, ngadep ke orang-orang dan bilang, “Saudara-saudara sekalian, harap sabar menunggu, bis akan segera datang. Mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi karena armada masih terbatas. Sekarang bila kita lihat di sebelah kiri kita, akan tampak blablabla dan disebelah kanan kita sudah ada bliblibli” dan berlagaklah anda sedang jadi pemandu wisata di kebun binatang
  6. Bisikkan agak keras kepada orang di depan anda, “Eh eh, ritsleting celananya kebuka tuh. Tadi kamu sengaja ngebuka yah? saya liat kok tadi kamu buka ritsleting”. Cara ini akan lebih ampuh bila di depan anda adalah perempuan. Tambahkan saja sedikit kata2 untuk lebih memperkeruh suasana
  7. Kalo misalnya lagi nunggu berdua, usahakan agar salah satu berada di paling kiri, dan yang lain berada di paling kanan. Lalu lakukan permainan lempar tangkap HP. Kalo perlu teriakkan keras-keras, “Woy, tangkap yah. Awas kalo lepas” “Oke. siaaaaap, lempaaaar!!”
  8. Yang terakhir, yang paling oke, teriakkan aja ke sekelilingmu “Woooy, dompet gw hilaaaang.. dompet gw ilaaang.. tolong tolooong… Hape gw jg ilang… Aduuuh gimana nih??” Nah trus kan pada nanyain. Kalo misalnya ada yang bilang “Coba cek di tas” trus kamu cek tas kamu, trus bilang “Eh iya, udah ada di tas :P

Oke sekian dulu. Igor pun udah kehabisan akal mau nambahinnya. Ada yang punya ide yang lainnya??

Categories: Uncategorized